Alur Tujuan Pembelajaran Agribisnis Tanaman Perkebunan Fase F | Kurikulum Merdeka

Alur Tujuan Pembelajaran Agribisnis Tanaman Perkebunan dan
Capaian Pembelajaran Per Elemen

Alur tujuan pembelajaran adalah cara atau langkah-langkah yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran secara efektif dan menyeluruh. Tujuan pembelajaran di sini mengacu pada apa yang diharapkan siswa pelajari, pahami, dan kuasai setelah mengikuti suatu mata pelajaran atau pelajaran tertentu. pada jurusan Agribisnis tanaman perkebunan, tujuan pembelajaran dapat di sinkronkan dengan SKKNI dari setiap komoditi tanaman perkebunan sehingga tujuan pembelajaran menjadi relevan sesuai dengan kompetnsi yang diujikan dan kompetensi yang diingingkan leh perusahaan di bidang perkebunan.

di bawah ini merupakan alur tujuan pembelajaran serta tujuan pembelajaran yang dapat diberikan oleh peserta didik mengacu pada Capaian Pembelajaran Fase F Agribisnis Tanaman dan SKKNI untuk komoditi perkebunan. 

Alur tujuan pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka mendorong pendekatan yang lebih fleksibel dan adaptif terhadap kebutuhan dan kemampuan siswa, serta menekankan pentingnya pengalaman belajar yang menyeluruh dan bermakna. Dengan memperhatikan alur ini, diharapkan pendidikan dapat lebih efektif dan relevan dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Penyiapan lahan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan penyiapan lahan tanaman perkebunan meliputi penentuan komoditas tanaman yang sesuai dengan potensi daerah, pengolahan tanah, penentuan titik tanam, pembuatan lubang tanam, dan pemupukan dasar menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

ELEMEN 1 / CAPAIAN PEMBELAJARAN 1
PENYIAPAN LAHAN [KAKAO - KOPI]
Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan penyiapan lahan tanaman perkebunan meliputi penentuan komoditas tanaman yang sesuai dengan potensi daerah, pengolahan tanah, penentuan titik tanam, pembuatan lubang tanam, dan pemupukan dasar menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
NO KODE UNIT MATERI POKOK NO TUJUAN PEMBELAJARAN PROFIL PP KATA KUNCI
KAKAO [SKKNI 2018-266 | Budidaya Kakao Berkelanjutan] Berlaku
1 A.01KKO01.015.1 - Menyiapkan Lahan Budidaya Tanaman Kakao Melakukan pembukaan lahan 1.1 Mengidentifikasi Lahan sesuai kelas kesesuaian lahan. Teliti, Disiplin,,Gotong Royong, Kreatif,Bernalar Kritis. Pembukaan Lahan, Terassering, Lubang Tanam, Penaung, Pengajiran.
1.2 Menetapkan Metode pembukaan lahan sesuai Good Agricultural Practices (GAP).
1.3 Melakukan Pembukaan lahan sesuai metode yang dipilih.
Melakukan pengelolaan tanah 2.1 Memperbaiki pembatas lahan sesuai GAP.
2.2 Melakukan Pengelolaan tanah dan penataan sistem drainase berdasarkan identifikasi kesesuaian lahan.
Membuat lubang tanam 3.1 Mempersiapkan Alat dan bahan sesuai dengan kebutuhan.
3.2 Menentukan Pengajiran dilakukan sesuai arah baris jarak tanam yang.
3.3 Membuat Lubang tanam sesuai GAP dengan posisi sebelah ajir sesuai arah baris.
A.01KKO01.016.1 - Menanam Tanaman Penaung Mempersiapkan tanaman penaung 1.1 Mengidentifikasi Jenis tanaman penaung sesuai dengan agroekologi dan aspek sosial ekonomi.
1.2 Mempersiapkan Tanaman penaung sesuai Good Agricultural Practices (GAP).
Menanam tanaman penaung 2.1 Mempersiapkan Alat dan bahan sesuai kebutuhan.
2.2 Menyesuaiakan Jumlah tanaman penaung dengan GAP.
2.3 Menanam Tanaman penaung sesuai dengan kondisi lingkungan setempat dan GAP.
KOPI [SKKNI 2017-308 | Budidaya Kopi Berkelanjutan] Berlaku
2 A.01KOP01.013.1 - Menyiapkan Lahan Budidaya Tanaman Kopi Melakukan pembukaan lahan 1.1 Menentukan Lokasi sesuai peruntukan. Teliti, Disiplin,,Gotong Royong, Kreatif,Bernalar Kritis. Pembukaan Lahan, Terassering, Lubang Tanam, Penaung, Pengajiran.
1.2 Menyiapkan Alat dan bahan sesuai kebutuhan
1.3 Membuka Lahan sesuai GAP
Membuat terasering 2.1 Menyiapkan alat dan bahan sesuai kebutuhan
2.2 Menentukan Jenis teras sesuai kondisi lahan
2.3 Membuat Teras sesuai peruntukannya
Membuat lubang tanam 3.1 Menyiapkan alat dan bahan sesuai kebutuhan
3.2 Membuat pengajiran sesuai GAP
3.3 Membuat lubang tanam sesuai GAP
A.01KOP01.014.1 - Menanam Tanaman Penaung Menetapkan tanaman penaung 1.1 Mengidentifikasi tanaman penaung sesuai dengan pola tanam
1.2 Menentukan jenis tanaman penaung sesuai GAP
Menanam tanaman penaung 2.1 Menyiapkan alat dan bahan sesuai kebutuhan.
2.2 Menyesuaikan Jumlah tanaman penaung dengan kondisi lingkungan setempat.
2.3 Menanam tanaman penaung sesuai dengan kondisi lingkungan setempat

Penyiapan bibit

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan penyiapan bibit tanaman perkebunan tahunan/semusim dan/atau herbal meliputi penyiapan lokasi, sarana dan prasarana pembibitan, perbanyakan tanaman perkebunan secara vegetatif (stek, cangkok, okulasi, menyambung, dan/atau kultur jaringan (in vitro)) perbanyakan tanaman perkebunan secara generatif menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

ELEMEN 2 / CAPAIAN PEMBELAJARAN 2
PENYIAPAN BIBIT [KAKAO - KOPI]
Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan penyiapan bibit tanaman perkebunan tahunan/semusim dan/atau herbal meliputi penyiapan lokasi, sarana dan prasarana pembibitan, perbanyakan tanaman perkebunan secara vegetatif (stek, cangkok, okulasi, menyambung, dan/atau kultur jaringan (in vitro)) serta secara generatif menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
NO KODE UNIT MATERI POKOK NO TUJUAN PEMBELAJARAN PROFIL PP KATA KUNCI
KAKAO [SKKNI 2018-266 | Budidaya Kakao Berkelanjutan] Berlaku
1 A.01KKO01.017.01 - Menyiapkan Bahan Tanam Generatif Melakukan persiapan pembenihan 1.1 Mengidentifikasi Sumber-sumber kebun induk sesuai potensi (jumlah dan genetik) dan waktu ketersediaan. Teliti, Disiplin,,Gotong Royong, Kreatif,Bernalar Kritis. Vegetatif, Generatif, Bahan Tanam, Bibit,entres, Arabika, Rebusta, Stek, Sambung pucuk, Okulasi, Media tanam
1.2 Menentukan Sumber benih yang sesuai dengan kebutuhan berdasarkan hasil identifikasi.
1.3 Mengidentifikasi Prosedur pengadaan.
1.4 Mempersiapkan Lahan pembenihan dan benih sarana pendukung sesuai Good Agriculture Practices (GAP).
Melakukan pembenihan 2.1 Menyeleksi Benih siap semai sesuai GAP.
2.2 Memlihara Benih yang tumbuh sesuai GAP.
2.3 Menyeleksi Benih siap tanam sesuai GAP.
2.4 Memastikan Jumlah benih yang tumbuh sesuai kebutuhan penanaman.
A.01KKO01.018.1 - Menyiapkan Bahan Tanam Vegetatif Mempersiapkan perbanyakan vegetatif 1.1 Mengidentifikasi Sumber-sumber kebun entres sesuai potensi (jumlah dan genetik) dan waktu ketersediaan.
1.2 Menentukan Sumber entres sesuai kebutuhan
1.3 Melakukan Persiapan teknik perbanyakan sambung pucuk,okulasi,stek dan kultur jaringan sesuai Practices (GAP).
Melakukan perbanyakan vegetatif 2.1 Memilih Teknik perbanyakan vegetatif sesuai kebutuhan.
2.2 Melakukan Teknik perbanyakan vegetatif sesuai GAP.
2.3 Memastikan Jumlah benih yang tumbuh sesuai kebutuhan perencanaan penanaman.
KOPI [SKKNI 2017-308 | Budidaya Kopi Berkelanjutan] Berlaku
2 A.01KOP01.015.1 - Menyiapkan Bahan Tanam Kopi Arabika Melakukan perbanyakan bahan tanam secara vegetatif 1.1 Menyiapkan alat dan bahan sesuai kebutuhan. Teliti, Disiplin,,Gotong Royong, Kreatif,Bernalar Kritis. Vegetatif, Generatif, Bahan Tanam, Bibit,entres, Arabika, Rebusta, Stek, Sambung pucuk, Okulasi, Media tanam
1.2 Menentukan lokasi perbanyakan bahan tanam sesuai GAP
1.3 Menentukan media tanam sesuai GAP.
1.4 Mengiidentifikasi sumber bahan tanam untuk perbanyakan vegetatif.
1.5 Memilih entres sesuai kriteria GAP.
1.6 Memperlakukan entres sesuai GAP.
1.7 Melakukan perbanyakan bahan tanam secara vegetatif.
Melakukan perbanyakan bahan tanam secara generatif 2.1 Menyiapkan alat dan bahan sesuai kebutuhan.
2.2 Menentukan lokasi perbanyakan bahan tanam sesuai GAP.
2.3 Menentukan media tanam sesuai GAP
2.4 Mengidentifikasi sumber benih untuk generatif.
2.5 Memilih benih sesuai kriteria GAP.
2.6 Memberikan perlakuan Benih sebelum ditanam sesuai GAP.
2.7 Melakukan Perbanyakan Perbanyakan bahan tanam secara generatif.
2.8 Menyiapkan Alat dan bahan sesuai kebutuhan.
Melakukan Pemeliharaan bahan tanam 3.1 Menentukan lokasi perbanyakan bahan tanam sesuai GAP
3.2 Menyeleksi Bahan tanam sesuai GAP.
3.3 Memelihara Bahan tanam sesuai GAP.
A.01KOP01.016.1 - Menyiapkan Bahan Tanam Kopi Robusta Melakukan perbanyakan bahan tanam secara vegetatif 1.1 Menyiapkan Alat dan bahan sesuai kebutuhan
1.2 Memilih lokasi perbanyakan bahan tanam di pilih sesuai GAP
1.3 Menentukan media tanam sesuai GAP.
1.4 Mengidentifikasi sumber bahan tanam untuk vegetatif.
1.5 Memilih entres sesuai kiteria GAP
1.6 Memberikan perlakukan entres sesuai GAP
1.7 Melakukan perbanyakan bahan tanam secara vegetatif.
Melakukan Pemeliharaan bahan tanam 2.1 Menyiapkan Alat dan bahan sesuai kebutuhan
2.2 Menyeleksi Bahan tanam sesuai standar GAP
2.3 Memelihara Bahan tanam sesuai GAP.

Penanaman bahan tanam

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan penanaman bahan tanam tanaman perkebunan dan/atau tanaman penaung meliputi persiapan, pelaksanaan penanaman dan penyulaman sesuai karakteristik komoditas menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

ELEMEN 3 / CAPAIAN PEMBELAJARAN 3
PENANAMAN BAHAN TANAM [KAKAO - KOPI]
Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan penanaman bahan tanam tanaman perkebunan dan/atau tanaman penaung meliputi persiapan, pelaksanaan penanaman dan penyulaman sesuai karakteristik komoditas menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
NO KODE UNIT MATERI POKOK NO TUJUAN PEMBELAJARAN PROFIL PP KATA KUNCI
KAKAO [SKKNI 2018-266 | Budidaya Kakao Berkelanjutan] Berlaku
1 A.01KKO01.019.1 - Mempersiapkan Penanaman Kakao Melaksanakan distribusi benih ke lubang tanam 1.1 Mempersiapkan Benih sesuai jenis dan jumlah klon. Teliti, Disiplin,,Gotong Royong, Kreatif,Bernalar Kritis. Penanaman, Pemupkan, Lubang Tanam, Tanah, Penyulaman.
1.2 Meletakkan (Mengecer) Benih sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP).
Menanam benih 2.1 Membuka Lubang tanam (coklak) sesuai ukuran polybag.
2.2 Membuka Lubang tanam (coklak) yang dibuka tepat pada tengah lubang tanam.
2.3 Menentukan Ajir sesuai ketentuan.
2.4 Menyiapkan Jenis dan jumlah pupuk dasar sesuai
2.5 Melaksanakan Pemupukan dasar pada lubang tanam. .
2.6 Membuka Polybag sesuai GAP.
2.7 Menanam Benih sesuai GAP.
A.01KKO01.021.1 - Melakukan Penyulaman Mempersiapkan penyulaman 1.1 Mengidentifkasi Tanaman yang akan disulam.
1.2 Mempersiapkan Alat dan bahan sesuai dengan kebutuhan
1.3 Mempersiapkan Lubang tanam untuk penyulaman.
Melakukan Penyulaman 2.1 Memastikan Lingkungan tanaman yang disulam memenuhi persyaratan
2.2 Melakukan Penyulaman sesuai Good Agricultural Practices (GAP).
KOPI [SKKNI 2017-308 | Budidaya Kopi Berkelanjutan] Berlaku
2 A.01KOP01.017.1 - Mempersiapkan Penanaman Kopi Menyiapkan alat dan bahan penanaman 1.1 Mengidentifikasi alat dan bahan sesuai kebutuhan. Teliti, Disiplin,,Gotong Royong, Kreatif,Bernalar Kritis. Penanaman, Pemupkan, Lubang Tanam, Tanah, Penyulaman.
1.2 Mendistribusikan Bahan tanam ke areal tanam.
Membuat jadwal penanaman 2.1 Mengidentifikasi rencana kegiatan penanaman.
2.2 Menyusun Jadwal penanaman sesuai perencanaan.
Mempersiapkan lubang tanam 3.1 Mengidentifikasi Lubang tanam sesuai blok tanam.
3.2 Menyiapkan Lubang tanam untuk penanaman.
3.3 Melakukan Penutupan lubang tanam.
A.01KOP01.018.1 - Melakukan Penanaman Kopi Melaksanakan distribusi bahan tanam ke lubang 1.1 Menyiapkan Bahan tanam sesuai jenis dan jumlah.
1.2 Mengecer Bahan tanam sesuai GAP.
Meletakkan Kopi 2.1 Mengideintifkasi Letak kopi.
2.2 Memastikan Kopi tepat pada ajir tanam atau lubang tanam.
Melakukan pemupukan dasar 3.1 Mengidentifikasi Jumlah dan jenis pupuk dasar.
3.2 Melaksanakan Pemupukan dasar pada lubang kopi.
Menanam benih 4.1 Membuka Polybag sesuai GAP.
4.2 Menanam Benih sesuai GAP.
4.3 Memadatkan Tanah.
A.01KOP01.024.1 Melakukan Penyulaman Mempersiapkan penyulaman 1.1 Mengidentifikasi Tanaman yang akan disulam.
1.2 Mengidentifikasi Lokasi penyulaman.
1.3 Menyiapkan Lubang tanam untuk penyulaman
1.4 Menyiapkan Bahan tanam dekat lubang tanam.
Melakukan Penyulaman 2.1 Mengidentifikasi Alat dan bahan sesuai dengan hasil observasi.
2.2 Melakukan penyulaman sesuai GAP.


Pengairan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pengairan meliputi 
berbagai sistem/teknik pengairan untuk pengembangan tanaman perkebunan tahunan/semusim dan/atau herbal menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.


Pemupukan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pemupukan meliputi 
penggunaan pupuk organik dan/atau anorganik diterapkan pada tanaman perkebunan tahunan/semusim dan/atau herbal dengan berbagai metode pemupukan (disebar, ditempatkan, disemprotkan melalui daun, dikocor dan/atau melalui irigasi) menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

ELEMEN 5 / CAPAIAN PEMBELAJARAN 5
PEMUPUKAN [KAKAO - KOPI]
Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pemupukan meliputi penggunaan pupuk organik dan/atau anorganik diterapkan pada tanaman perkebunan tahunan/semusim dan/atau herbal dengan berbagai metode pemupukan (disebar, ditempatkan, disemprotkan melalui daun, dikocor dan/atau melalui irigasi) menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern..
NO KODE UNIT MATERI POKOK NO TUJUAN PEMBELAJARAN PROFIL PP KATA KUNCI
KAKAO [SKKNI 2018-266 | Budidaya Kakao Berkelanjutan] Berlaku
1 A.01KKO01.022.1 - Melakukan Pemupukan Mempersiapkan pemupukan 1.1 Mempersiapkan Pupuk dan alat sesuai Good Agricultural Practices (GAP). Teliti, Disiplin,,Gotong Royong, Kreatif,Bernalar Kritis. Pemupukan
1.2 Mempersiapkan Tempat distribusi pupuk sesuai GAP.
1.3 Mempersiapkan Tempat pemupukan sesuai GAP.
Melaksanakan pemupukan 2.1 Menentukan Titik kritis pemupukan sesuai GAP.
2.2 Melakukan Pemupukan sesuai GAP.
KOPI [SKKNI 2017-308 | Budidaya Kopi Berkelanjutan] Berlaku
2 A.01KOP01.019.1 - Melakukan Pemupukan Menyiapkan pemupukan 1.1 Menyiapkan Pupuk dan alat sesuai GAP. Teliti, Disiplin,,Gotong Royong, Kreatif,Bernalar Kritis. Pemupukan
1.2 Menyiapkan Tempat distribusi pupuk sesuai GAP
1.3 Menyiapkan Tempat pemupukan sesuai GAP.
Melaksanakan pemupukan 2.1 Menentukan Titik kritis pemupukan sesuai GAP.
2.2 Melakukan Pemupukan sesuai GAP


Pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT)

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) meliputi 
  • hama dan/atau penyebab penyakit tanaman dan/atau gulma dengan berbagai metode (fisik, mekanis, kimia, biologi, kultur teknis dan/atau pengendalian terpadu) menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.


Pemangkasan tanaman

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pemangkasan tanaman meliputi 
  • berbagai teknik pemangkasan (bentuk, pemeliharaan, produksi dan/atau peremajaan) untuk mengoptimalkan hasil baik secara kuantitatif maupun kualitatif sesuai komoditas tanaman menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.


Pemanenan dan penanganan pasca panen

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pemanenan tanaman perkebunan meliputi 
  • persiapan panen, 
  • teknik panen, dan 
  • pencatatan hasil panen serta 
  • penanganan pascapanen tanaman perkebunan untuk kebutuhan industri dan/atau kebutuhan sendiri menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.


Pengelolaan kesuburan tanah

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pengelolaan kesuburan tanah meliputi 
  • berbagai teknik konservasi tanah (fisik, kimia dan/atau biologi) sesuai dengan kondisi topografi menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.


Pengelolaan limbah hasil perkebunan

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pengelolaan limbah hasil perkebunan meliputi 
  • pembuatan pupuk hijau dan/atau pembuatan kompos dengan berbagai metode menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.


Pemasaran

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pemasaran hasil tanaman perkebunan meliputi 
  • analisis peluang pasar, 
  • teknik pemasaran, dan 
  • pengadministrasian hasil pemasaran menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.

Previous Post Next Post