Perkembangan teknologi produksi dan isu-isu global terkait dengan agribisnis dan industri tanaman - Modul Ajar


Capaian Pembelajaran ๐Ÿ“

Capaian Umum
Pada akhir fase E (kelas X), peserta didik akan mendapatkan gambaran mengenai agribisnis tanaman sehingga mampu menumbuhkan passion dan vision untuk merencanakan dan melaksanakan aktivitas belajar. Selain itu di akhir fase E, pada aspek hard skills peserta didik akan mampu memahami elemen-elemen kompetensi pada mata pelajaran Dasar-Dasar Agribisnis Tanaman.{alertInfo}

Capaian Khusus

Pada akhir fase E, peserta didik dapat memahami perkembangan proses produksi tanaman secara konvensional sampai modern, pertanian perkotaan (urbanmfarming), alat dan mesin pertanian dari yang konvensional sampai yang otomatis dan berbasis IOT, smart farming dan isu pemanasan global, perubahan iklim, ketersediaan pangan global, regional dan lokal, sustainable farming (pertanian berkelanjutan), serta penerapan bioteknologi dalam pertanian.

Tujuan Pembelajaran [TP] ๐ŸŽฏ

Pada akhir pembelajaran, peserta didik mampu :
  1. Menjelaskan perkembangan proses produksi tanaman secara konvensional sampai modern
  2. Menjelaskan pertanian perkotaan (urban farming)
  3. Menerangkan alat dan mesin pertanian dari yang konvensional sampai yang otomatis dan berbasis IOT
  4. Mengaitkan smart farming dan isu pemanasan global
  5. Mengidentifikasi perubahan iklim secara mandiri
  6. Menjelaskan ketersediaan pangan global,regional dan lokal
  7. Menjabarkan sustainable farming (pertanian berkelanjutan)
  8. Menjelaskan penerapan bioteknologi dalam pertanian

Kata Kunci
Urban farming, otomatisasi alat dan mesin pertanian, smart farming, isu pemanasan global, perubahan iklim, kesediaan pangan, sustainable farming, bioteknologi dalam pertanian  {alertInfo}

Profil Pelajar Pancasila
1️⃣ Mandiri
2️⃣ Bernalar Kritis
3️⃣ Kreatif  

Sarana dan Prasarana
1️⃣ Alat tulis dan buku
2️⃣ LCD (untuk luring)
3️⃣ Internet
4️⃣ Gawai (bisa berupa handphone android, tablet, laptop dsb.)

Informasi Tambahan

Target Peserta Didik

  • Semua siswa dalam kelas masing-masing
  • Jumlah peserta didik dalam pembelajaran maksimal 36 peserta didik

Ketersediaan Materi

  • Pengayaan untuk siswa berpencapaian tinggi : YA / TIDAK
  • Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas, untuk siswa yang sulit memahami konsep : YA / TIDAK
{alertInfo}

Model & Moda Pembelajaran
1️⃣ Model Pembelajaran : Problem Based Learning
2️⃣ Moda Pembelajaran : daring  atau Luring

Asesmen 
1️⃣ Individu
2️⃣ Kelompok

Jenis Asesmen 
1️⃣ Observasi /pengamatan
2️⃣ Presentasi
3️⃣ Portofolio

Kegiatan Pembelajaran Utama

Pengaturan Peserta Didik

  • Individu
  • Kelompok (masing-masing kelompok terdiri dari 3-5 orang)

Metode

  • Diskusi
  • Observasi
  • Penugasan

Materi/Bahan Ajar ๐Ÿ—‚️

Soal dan Latihan / LKPD ๐Ÿ“‘

1. ... ... ...
2. ... ... ...

Pemahaman Bermakna

  • Salah satu tantangan pembangunan pertanian ke depan adalah mempertahankan keberlanjutan untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani
  • Urban Farming merupakan strategi pemanfaatan lahan di area perkotaan untuk mengurangi ketergantungan pasar, menjadi solusi menghadapi krisis ketahanan pangan, dan tentunya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.
  • Smart farming (pertanian pintar) merupakan system pertanian berbasisteknologi yang dapat membantu petani menghasilkan panen secara kuantitas dan kualitas. Dengan penggunaan platform yang dikonektivitasikan dengan perangkat teknologi (tablet maupunhandphone) dalam pengumpulan informasi (misalkan status hara tanah,kelembaban udara, kondisi cuaca dsb.) yang diperoleh dari lapangan membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien.

Pertanyaan Pemantik

  1. Dapatkah kita bertani meskipun lahannya sempit/tidak memiliki lahan ertanian?
  2. Bagaimana mengontrol tanaman pada lahan yang luas dengan tenaga kerja yang terbatas?
  3. Bagaimana bertani yang ramah lingkungan?
  4. Apa pendapatmu tentang bioteknologi di bidang pertanian?

Kegiatan Pembelajaran Per/Pertemuan ๐Ÿ“š

1. .... .... ....
2. .... .... ....
3. .... .... ....

Kretaria Pengukuran Ketercapaian

  • Guru membuat kriteria berhasil/tidak dari instrument performance assessmen yang dibuat
  • Guru membuat kriteria berhasil/tidaknya penilaian normatif dari hasil observasi dan presentasi siswa

Refleksi Guru

  • Apakah dalam pemberian materi dengan metode yang telah dilakukan serta penjelasan teknis atau instruksi yang disampaikan untuk pembelajaran yang akan dilakukan dapat dipahami oleh peserta didik?
  • Bagian manakah pada rencana pembelajaran yang perlu diperbaiki?
  • Bagaimana tanggapan peserta didik terhadap materi atau bahan ajar, pengelolaan kelas, latihan dan penilaian yang telah dilakukan dalam pembelajaran?
  • Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?
  • Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh peserta didik?

Refleksi Siswa

  • Apakah kamu memahami instruksi yang dilakukan untuk pembelajaran?
  • Apakah media pembelajaran, alat dan bahan mempermudah kamu dalam pembelajaran?
  • Materi apa yang kamu pelajari pada pembelajaran yang telah dilakukan?
  • Apakah materi yang disampaikan, didiskusikan, dan dipresentasikan dalam pembelajaran dapat kamu pahami?
  • Manfaat apa yang kamu peroleh dari materi pembelajaran?
  • Sikap positif apa yang kamu peroleh selama mengikuti kegiatan pembelajaran?
  • Kesulitan apa yang kamu alami dalam pembelajaran?
  • Apa saja yang kamu lakukan untuk belajar yang lebih baik?

Kretaria Penilaian

Penilaian Proses (Observasi Diskusi)
Berilah Skor 1,2, atau 3 yang sesuai


Penilaian Presentasi
Berilah Point 1,2, atau 3 yang sesuai


Glosarium

  • Pemahaman bermakna adalah informasi tentang manfaat yang akan peserta didik peroleh setelah mengikuti proses pembelajaran. Manfaat tersebut nantinya dapat peserta didik terapkan dalam kehidupan sehari-hari. 
  • Pertanyaan Pemantik pertanyaan yang bertujuan untuk memandu siswa mendapatkan pemahaman sesuai dengan tujuan pembelajaran

Daftar Pusataka
Previous Post Next Post